Beranda » Sejarah » Perumusan dasar Negara Indonesia

Perumusan dasar Negara Indonesia

Kalender

Mei 2012
M S S R K J S
« Apr   Jun »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Arsip Bulanan

Follow me on Twitter

Lagu Blog

Total Pengunjung

  • 164,033 Pengunjung

Keanggotaan Blog

Persidangan BPUPKI untuk merumuskan Undang-Undang Dasar diawali dengan pembahasan mengenai dasar negara Indonesia Merdeka. Untuk itulah pada kata pembukaannya, Ketua BPUPKI dr. K.R.T. Radjiman Wediodiningrat meminta pandangan para anggota mengenai dasar negara Indonesia Merdeka tersebut.

Rumusan Mr. Muh. Yamin

Tokoh yang pertama kali mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan rumusan Dasar Negara Indonesia Merdeka adalah Mr. Muh. Yamin. Pada hari pertama persidangan tanggal 29 Mei 1945, Mr. Muh. Yamin mengemukakan lima “Azas Dasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia” sebagai berikut.

  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusiaan
  3. Peri Ke-Tuhanan
  4. Peri Kerakyatan
  5. Kesejahteraan Rakyat

Rumusan Prof. Dr. Mr. Soepomo

Dua hari kemudian pada tanggal 31 Mei 1945 Prof. Dr. Mr. Soepomo mengajukan Dasar Negara Indonesia Merdeka yaitu sebagai berikut.

  1. Persatuan
  2. Kekeluargaan
  3. Keseimbangan
  4. Musyawarah
  5. Keadilan sosial

Rumusan Ir. Soekarno

Keesokan harinya pada tanggal 1 Juni 1945 berlangsunglah rapat terakhir dalam persidangan pertama itu. Pada kesempatan itulah Ir. Soekarno mengemukakan pidatonya yang kemudian dikenal sebagai “Lahirnya Pancasila”. Selain berisi pandangan mengenai dasar negara Indonesia Merdeka, keistimewaan pidato Ir. Soekarno juga berisi usulan mengenai nama bagi dasar negara, yaitu Pancasila, Trisila, atau Ekasila. Selanjutnya, sidang memilih nama Pancasila sebagai nama dasar negara. Lima dasar negara yang diusulkan oleh Ir. Soekarno adalah sebagai berikut.

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau peri-kemanusiaan
  3. Mufakat atau demokrasi
  4. Kesejahteraan sosial
  5. Ke-Tuhanan Yang Maha Esa

Persidangan pertama BPUPKI berakhir pada tanggal 1 Juni 1945. Sidang tersebut belum menghasilkan keputusan akhir mengenai dasar negara Indonesia Merdeka. Selanjutnya, diadakan masa “reses” selama satu bulan lebih.

About these ads

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Supported By

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: